Merdeka dari Penjajahan Jiwa: Pengakuan & Kemasyhuran
Ringkasan
Ngaji Filsafat Masjid Jendral Sudirman Yogyakarta bersama Dr. Fahruddin Faiz
Kemerdekaan dalam menjalahi hidup tidak hanya mencakup kebebasan secara lahir-fisik, tetapi juga termasuk dalam jiwa. Jiwa terkadang lebih sulit keluar dari belenggu urusan harta dan kekuasaan, butuh validasi pengakuan dan kemasyhuran, serta kerinduan dan kebencian. Maka, merdeka dari penjajahan selalu perlu diperjuangkan.
Edisi: Merdeka dari Penjajahan Jiwa
• Harta & Kuasa
• Pengakuan & Kemasyhuran
• Kerinduan & Kebencian
• Edisi Khusus: Terjemah Rasa (+QnA)
Rabu, 5, 12, 19, 26 Agustus 2026
Pukul 20.00 - 22.00 WIB
FYI, Ngaji Filsafat kami gelar secara langsung di Masjid Jendral Sudirman. Gratis, terbuka untuk semua kalangan. Boleh datang sendirian, berboncengan, atau berombongan, tanpa perlu daftar-daftaran.
Bagi yang di luar kota atau berhalangan hadir, ngaji bisa disimak-dengarkan di YouTube MJS Channel yang tayang Ahad malam.
Kajian Selanjutnya
Al-Syatibi — Hukum dan Kemaslahatan (+QnA)
30 September 2026, 20:00
Kajian Sebelumnya
Gustav Radbruch — Hukum dan Kemanusiaan
23 September 2026, 20:00
John Rawls — Hukum dan Keadilan
16 September 2026, 20:00
Lon L. Fuller — Hukum dan Moralitas
09 September 2026, 20:00
Thomas Aquinas — Hukum dan Hati Nurani
02 September 2026, 20:00
Edisi Khusus: Terjemah Rasa (+QnA)
26 August 2026, 20:00